SUARA HATI SEORANG BURUH

Tuhan pagi ini Aku bangun, semalam telah kuniatkan aku hendak melangkahkan kakiku ini, dalam rangka melaksanakan rutinitas kewajibanku mencari nafkah untuk menghidupi keluargaku. Aku seorang buruh yang menyandarkan kehidupanku bekerja pada sebuah perusahaan textil. Suka dan duka aku rasakan, beginilah kehidupanku aku jalani. Rasa syukur kepada sang pemberi rizki haruslah senantiasa kita ucapkan. Kerja keras banting tulang serta doa itulah rumus sukses. Bagaimana menurut anda? dalam kondisì ekonomi bangsa yang memprihatin dengan tingkat pengangguran yang menaik tinggi secara grapik, berbanding lurus dengan tingkat kemiskinan yang semakin bertambah pula.
kita benar benar terkungkung dan terperangkap dalam ketidak berdayaan. Kita kaum buruh hanya pasrah tak berdaya dalam himpitan ketidak puasan atas kebijakan kebijakan pengusaha yang secara perlahan namun pasti telah menggeser kondisi buruh secara emosional maupun secara psykologis kearah mentalitas manusia yang pesimistis dan mentalitas feodalistik yang cenderung nerimo dalam posisi pasrah penuh ketakutan atas nasib buruk yang mungkin muncul dan menimpanya seandainya bersikap dan bertindak bertentangan atau berlawan dengan kebijakan kebijakan pengusaha yang secara nyata, dan disadari oleh kaum buruh merugikan. Kondisi tersebut juga membentuk sikap mental ketergantungan yang membuat kaum buruh enggan dengan perubahan menuju perbaikan nasib. Jika proses dari perubahan itu memberi dampak negatip, akibat reaksi balik dari si pengusa yang berpijak pada sistem ekonomi dan motif ekonomi kafitalistik yang menempatkan posisi buruh sebagai aset atau modal yang bisa dimenej dalam kategori proses efisiensi. Sesuai depinisi dari “Motif ekonmi yaitu bagaimana bisa melakukan proses usaha dengan modal yang ditekan seminimal mungkin menghasilkan keuntungan yang maksimal”.
Itulah frinsip dan motif ekonomi yang yang di pakai.
Modal sedikit untung besar, di mana posisi buruh di letakan, dalam sistem ekonomi imperialis buruh, termasuk alat kerja , alat kerja termasuknya modal maka wajar upah buruh atau segala sesuatu yang menyangkut dengan hajat buruh, masuk dalam program efisiensi. Karena upah buruh masuk dalam kategori modal. Modal yang kecil untung besar , tenaga buruh di peras majikan yang puas. Dan hal ini butuh perhatian banyak pihak bukan hanya serikat buruh tetapi bagaimana peran pemerintah menciptakan kondisi kebijakan hukum yang melindungi kesejahteraan buruh. Dan peran baikpengusaha

One response to “SUARA HATI SEORANG BURUH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s