SERIKAT BURUH JABOTABEK PERJUANGAN PT.SULINDAFIN SHINTA GROUP KARAWACI TANGERANG TETAP KOMITMEN MEMPERJUANGKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTANYA

Kami pengurus tetap komitmen kepada seluruh anggota untuk terus berjuang sampai tercapai kesejahteraan anggota SBJP PT.Sulindafin Shinta Group Tangerang, dan kami menghimbau agar seluruh anggota tetap bersatu menjadi buruh yg berpikir merdeka, bertindak merdeka, serta menuju buruh yg merdeka dengan tidak termakan isu-isu yg berkembang, yg disebarkan oleh pihak-pihak yg tidak bertanggung jawab. inilah salah satu potongan surat pemberitahuan resmi PUK SBJP yg di tanda tangani sekretaris SBJP yaitu Bp. AM. Rusdiyanto.

Berbagai tindakan licik dan kecurangan pihak management terhadap buruhnya, semakin menjadi-jadi, apalagi setelah kehadiran serikat buruh baru, yaitu SBJP yang mampu menjadi wadah tempat menampung segala keluh-kesah, segala ketidak puasan kaum buruh yang sudah lama tersimpan dan terkubur oleh sistem management perbudakan kafitalis, yg memposisikan buruhnya hanya sebagai alat kerja yg tidak begitu berharga.

UU Ketenagakerjaan negara indonesia adalah sampah di hadapan mereka para pengelola management, pelanggaran demi pelanggaran terjadi, mulai dari pelanggaran kebebasan berserikat, penscorsingan, pengrumahan, pemotongan gaji sampai pengiriman surat tanda pengunduran diri bagi buruh yg dirumahkan, dikirim secara gerilya kerumah-rumah buruh sulindafin dilakukan pihak management secara arogan.

Seandainya mereka pihak management mengikuti peraturan ketenagakerjaan yg berlaku di negara indonesia ini, kenapa mereka mesti takut dengan keberadaan SBJP.

Upaya penolakan secara represif terhadap SBJP, mulai dari pengrumahan terhadap para pengurusnya,
intimidasi terhadap anggotanya, ini menandakan bahwa management PT. Sulindafin Tangerang diduga telah berbuat berbagai kecurangan terhadap buruhnya.

SBJP terus berjuang, segala upaya telah ditempuh dengan melibatkan aparatur pemerintah yg berwenang di negri ini serta LSM-LSM, KONTRAS,KOMNASHAM,LBHI, GWI dan Link SBJP lainya.

Buruh bersatu melawan penindasan, Buruh bersatu menuntut haknya yang diatur dan diakui undang-undang. Kaum buruh tidaklah menuntut melainkan keadilan bagi kaum buruh yg ditetapkan pemerintah, melalui UU Ketenagakerjaan. Salam perjuangan jangan lupa berdoa.