KENAIKAN UPAH BURUH Th 2013 TIDAK AKAN GANGGU INFLASI (Menkeu : Agus Martowardoyo, BERITASATU.COM)

Menkeu: Kenaikan Upah Buruh Tidak
Ganggu Inflasi
Dunia usaha juga harus bisa memahami
kenaikan UMP karena telah menjadi
kesepakatan semua pihak.
Menteri Keuangan Agus DW
Martowardojo mengungkapkan,
kenaikan upah buruh di sejumlah
provinsi Indonesia diperirakan tidak
mempengaruhi target inflasi tahun ini 4,5
persen plus minus 1 persen.
Meski demikian, mantan Dirut Bank
Mandiri ini mengakui, dampak kenaikkan
upah buruh tetap ada, namun tidak
secara langsung. Dampak kenaikkan
secara langsung, katanya, masih akan
dilihat pada manfaat yang diterima para
pekerja yang penghasilannya di bawah
upah yang ditetapkan.
“Mungkin (dampaknya) tidak langsung
sekaligus, tapi bertahap, karena masing-
masing kondisi mikro diperhitungkan.
Secara umum, kalau seandainya kita
mempunyai target inflasi di 4,5 plus minus
1 persen itu masih tetap sesuai dengan
kita perkirakan,” kata Agus, di acara
peluncuran Asia Bond Monitor 2012 di
Jakarta, Kamis (22/11).
Agus Martowardojo mendukung
kenaikan upah buruh, terutama di DKI
Jakarta sebesar Rp 2,2 juta per bulan.
Dia juga berharap, agar dunia usaha
juga bisa memahami keputusan tersebut
karena telah menjadi kesepakatan
semua pihak.
“Secara umum apa (upah buruh DKI)
yang ditetapkan sekarang ini menurut
saya baik. Namun lingkupnya menurut
saya perlu hati-hati, karena jangan
sampai terlalu luas, nanti bisa membuat
masing-masing sub sektor merespon
berbeda. Nanti akan menjadi
permasalahan tersendiri,” ujar Menkeu.
Agus menambahkan, perlu ada
pentahapan dalam pelaksanaan
kenaikkan upah buruh, yang
disesuaikan dengan kondisi masing-
masing perusahaan.
Setelah DKI Jakarta menetapkan
kenaikan upah minimum provinsi (UMP)
menjadi Rp2,2 juta dari Rp1,5 juta,
sejumlah daerah di Indonesia melakukan
hal yang sama.
Kenaikan rata-rata upah minimum
kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk
tahun 2013 mencapai angka 25,6
persen. Angka ini didapat dari
perhitungan rata-rata kenaikan upah
minimum lima kawasan industri.
Upah minimum yang tertinggi
nominalnya adalah Kota Bekasi dengan
nilai Rp2,1 juta sedangkan yang
terendah adalah Kabupaten Majalengka
dengan nilai Rp850 ribu.
Di Kota Tangerang, UMP naik menjadi
sekitar Rp2,2 juta, begitu halnya dengan
Kabupaten Tangerang Selatan di level
Rp2,2 juta.
Penulis: ID/ Wahyu Sudoyo/ Whisnu
Bagus

One response to “KENAIKAN UPAH BURUH Th 2013 TIDAK AKAN GANGGU INFLASI (Menkeu : Agus Martowardoyo, BERITASATU.COM)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s